Wednesday, 02 March 2016 10:40

Doping Hal Lumrah Bagi Atlet Kenya

 

Dua Atlet Putri Kenya Saat berlari di ajang Jakarta Marathon 2015

Federasi Atletik Internasional (IAAF) akhirnya menskors Ketua Persatuan Atletik Kenya Isaac Mwangi terkait dugaan suap dalam kasus doping atlet Kenya. Mwangi sendiri mengaku tidak bersalah, dan meminta waktu selama 3 minggu untuk membersihkan namanya setelah IAAF, mengumumkan skorsing atas dirinya. “Tuduhan tersebut membuat saya, merasakan kesedihan yang sangat mendalam,” ujar Mwangi dalam suratnya kepada pengurus Atletik Kenya, sebagaimana dikutip BBC.

 

Dua atlet Kenya yang diskors akibat kasus doping menyebutkan bahwa Mwangi telah meminta sejumlah uang untuk mengurangi hukuman mereka. “Mr Mwangi tetap dianggap tidak bersalah hingga keluar hasil resmi investigasi,” demikian pernyataan IAAF. BBC mengungkapkan bahwa Kenya telah melewati deadline yang diberikan untuk membuktikan kepada badan Anti Doping Dunia (Wada) terkait tudingan kecurangan menyusul ditemukannya kasus penggunaan doping dan dugaan korupsi di tubuh atletik Kenya. Kenya selama ini dikenal sebagai negara penghasil atlet-atlet jarak jauh dan berhasil mendominasi perolehan medali di Kejuaraan Dunia di Beijing 2015 dengan 7 medali emas.

Namun sejak 2011, lebih dari 40 atletnya dinyatakan tidak lolos dalam tes doping. Bahkan, tiga orang pengurus Atletik Kenya yaitu wakil ketua David Okeyo, Council Member IAAF asal Kenya Isaiah Kiplagat, dan mantan bendahara Joseph Kinyua, sudah diskors terlebih dahulu oleh IAAF sejak Tahun 2015 lalu.  Kenya diberi waktu hingga 5 April untuk mematuhi ketentuan anti doping Wada. Jika, tak mampu, bisa jadi Atletik Kenya bakal dilarang untuk terlibat dalam kegiatan Atletik Internasional. Stasiun televisi Inggris BBC sebelumnya  mengungkapkan pengakuan sejumlah atlet Kenya yang tak disebutkan namanya, bahwa penggunaan Doping adalah hal yang lumrah dilakukan di Kenya.  

Last modified on Thursday, 08 December 2016 05:35
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…