Thursday, 01 October 2015 10:44

PR Besar PB PASI Untuk SEA Games 2017 Featured

Pekan Olahraga Nasional XIX Jawa Barat baru saja ditutup secara resmi, kamis pekan lalu. Namun, berakhirnya pesta olahraga antar daerah itu justru menjadi titik awal pekerjaan besar bagi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). "Kita harus segera mempersiapkan diri untuk SEA Games 2017 dan Asian Games 2018," ujar Sekjen PB PASI Tigor Tanjung.

Maklum, SEA Games 2017 tinggal menghitung bulan. Pesta olahraga negara-negara Asean yang akan berlangsung di Kuala Lumpur itu, rencananya akan dibuka pada 19 Agustus 2017 atau praktis tinggal 10 bulan lagi. Tim Pembinaan PB PASI sendiri bergerak cepat. Usai PON, sejumlah nama atlet yang berhasil dijaring untuk ke SEA Games dan Asian Games langsung menjalani serangkaian tes seleksi.

"Kita sudah mendapat beberapa nama atlet, sebagian besar mereka sudah melampaui limit, yaitu catatan terbaik mereka di PON menyamai catatan prestasi atlet peraih perunggu di SEA Games. Bahkan, beberapa melampaui prestasi peraih emas," ujar Paulus Lay, ketua bidang Pembinaan PB PASI. Meski begitu, para atlet tetap menjalani tes, baik tes fisik, kesehatan hingga psikologi.

Rencananya, nama-nama para atlet yang lolos tes, akan diajukan ke Satlak Prima untuk segera bergabung di Pemusatan latihan Nasional (Pelatnas) PB PASI. Diantara nama-nama yang dipastikan lolos, menurut Paulus Lay, diantaranya atlet jalan cepat Hendro yang mampu meraih medali emas nomor 10000 M dan 20000 M jalan cepat PON.

Bahkan, di nomor 20.000M, catatan waktu yang dibuat Hendro yaitu 1 jam 28 menit 53 detik mampu melampaui rekor Sea Games yang dipegang atlet Malaysia Harbans Singh Narinder dengan waktu 1 jam 29 menit, 13 detik yang dibuat pada SEA Games 1997. "Rekor PON dan Rekor SEA Games dulu, next saya perbaiki lagi Rekor nasional," tekad Hendro.

Rekor nasional saat ini juga masih dipegang Hendro dengan catatan waktu 1;27;24. Hendro diharapkan bisa mempertahankan perolehan dua medali emasnya di SEA Games Singapura 2015 lalu. Selain Hendro, beberapa nama atlet yang ikut terjaring tim PB PASI untuk proyeksi SEA Games yaitu petolak peluru putri Jawa Barat Eki Febri Ekawati, atlet lompat tinggi DKI Jakarta Nadia Anggraini, sprinter Emilia Nova, pelari steeplechase Atjong Tio dan beberapa atlet senior lainnya diantaranya Maria Londa, dan Rini Budiarti, Agus Prayogo serta kuartet pemecah rekornas Estafet putra 4 x 100 m yaitu atlet sumatera barat Yaspi Boby, atlet NTB Iswandi, Fadlin dan atlet Jawa Timur Yudi Nugroho serta Rio Maholtra.

Eki sendiri menjadi yang terbaik di arena PON setelah mampu memecahkan rekornas dan rekor PON nomor tolak peluru Putri. Atlet yang dilatih oleh mantan atlet nasional Ong Kok Hin ini mencatat tolakan sejauh 14,98 meter. Dia memecahkan rekor milik dirinya sendiri yang ia cetak pada Taiwan Open pada Mei 2016. Ketika itu, ia mencatat lemparan sejauh 14,57 meter.

Meski begitu Paulus Lay, juga memastikan beberapa atlet yunior yang potensial juga ikut terjaring tim pembinaan dan akan diusulkan masuk dalam pelatnas PB PASI. Mereka diproyeksikan selain mampu berbicara di SEA Games, juga dipersiapkan untuk ajang Asian Games 2018. Diantaranya sprinter Bali Dewi Ayu Agung Kurniaya, pelompat galah DKI Jakarta Jelita Nara Idea, dan atlet putri Maluku Alvin Tehupeiory. (HF)

Last modified on Monday, 26 December 2016 04:25
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…