Monday, 21 November 2016 03:06

Catatan Penting Borobudur Marathon 2016 Featured

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi melepas lebih dari 20 ribu peserta Bank Jateng Borobudur Marathon 2016 di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (20/11).

Sebelum dilakukan pengibaran bendera start, seluruh peserta marathon menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Menpora menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo yang berharap penyelenggaraan Borobudur Marathon, dapat terus terlaksana dengan baik. "Selamat berolahraga semoga kita semua sehat dan beliau mengapresiasi Borobudur Marathon bisa terselenggara dengan baik dan tahun depan depan bisa terselenggara lebih hebat lagi," kata Menpora.

Selain menpora, hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, deputi Menpora bidang olahraga Prestasi Gatot S. Dewabroto, dan sejumlah pejabat Jawa tengah. Pada Bank Jateng Borobudur Marathon 2016 dilombakan lima kategori yakni Borobudur Abassador Run and Celebrity Run menempuh jarak tiga kilometer, kemudian Borobudur 10K, Borobudur Half Marathon menempuh 21kilometer, Borobudur Full Marathon menempuh jarak 42,195 kilometer dan Ultra Marathon menempuh jarak 120 klometer.

Sayang, sejak awal lomba berbagai kekacauan mulai terjadi. Dimulai dari keterlambatan jadwal start yang disebutkan mulai jam 05.00, tapi molor hingga setengah jam. Insiden salah jalur para peserta kategori marathon, hingga minimnya lokasi penyediaan air minum di sepanjang jalur lomba. Pada insiden salah jalur, setelah lepas start, para peserta marathon dengan dipandu pengawalan bersepeda, berlari ke arah yang salah. Minimnya petunjuk rute, mengakibatkan para perlari berputar dan kembali ke garis start. Sekurangnya mereka telah berlari sejauh lebih dari 2 kilometer.

Di garis start, para peserta marathon terpaksa menerabas padatnya peserta lomba nomor lain, yang sedang menunggu pelepasan lomba. Panitia terpaksa berteriak teriak meminta para peserta membuka jalan. Setelah "start" yang kedua kali, barulah para peserta menjalani rute yang seharusnya. Atlet nasional Asmara Bara masuk garis finis pertama dengan waktu 2 jam, 45 menit dan 1 detik, disusul rekannya di pemusatan latihan nasional (pelatnas) Hamdan Sayuti (2 jam 49 menit 34 detik) dan Nicolas Albinus Sila (2 jam 50 menit 04 detik). Di kategori elite nasional maraton putri, atlet nasional Yulianingsih menjadi pelari tercepat (3 jam 17 menit 35 detik). Disusul Irma Handayani (3 jam 38 menit 42 detik) dan Rumini (3 jam 50 menit 50 detik).


HF

Last modified on Monday, 26 December 2016 04:21
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…