Melanjutkan kiprah Bank Mandiri pada dunia Atletik Indonesia, Minggu, 6 Oktober 2013, Bank terbesar di Indonesia ini kembali memberikan dana hibah kepada atlet atletik berprestasi  sebesar Rp 2 Milyar. Dana hibah dalam bentuk dana pensiun kepada para atlet penerima medali di SEA GAMES XXVII Myanmar tersebut,  diserahkan oleh wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi kepada ketua umum PB PASI Bob Hasan seusai acara lari Mandiri Run 10 K dan 5k di Senayan City, Jakarta. 

Dalam acara penyerahan tersebut hadir jajaran direksi Bank mandiri dan sejumlah atlet nasional yang akan berlaga di ajang SEA Games XXVII mendatang. Dalam sambutannya,  Wakil Direktur Utama Bank mandiri Riswinandi mengatakan, hibah ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri yang berkelanjutan pada cabang olah raga atletik untuk meraih prestasi tertinggi. Atletik dinilai sebagai cabang olahraga yang berpotensi menjadi penyumbang  medali terbanyak bagi kontingen Indonesia seperti pada SEA Games 2011 lalu. 

Sebelumnya, Bank Mandiri telah memberikan hibah Rp2 miliar untuk mandukung persiapan dan pembinaan atlet atletik yang  berlaga di SEA Games XXVI di Palembang, tahun 2011 lalu. “Melalui donasi ini, kami juga ingin memberikan kepastian masa depan kepada para atlet yang telah berprestasi,” ujar Riswinandi.  

 

Laiknya sebuah pesta, penutupan Islamic Solidarity Games (ISG) ketiga di Palembang, Sumatera Selatan, berlangsung meriah. Pesta kembang api dan permainan lampu warna warni menghiasi langit Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, yang menjadi tempat penutupan ajang kompetisi antarnegara anggota Organisasi Konferensi Islam (OIC) tersebut. Tari-tarian khas Sumatera Selatan kembali menjadi menu hiburan bagi sekitar 5.000 penonton dan ratusan atlet peserta ISG.

 

Semaraknya pesta penutupan ISG 2013 tampaknya mewakili kebahagiaan tim tuan rumah. Untuk kali pertama, tim Indonesia berhasil menduduki posisi teratas dari 39 negara peserta ICG. Indonesia mendulang 36 medali emas, 35  perak, dan 34 perunggu. Tim Iran dan Mesir masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. "Hasil ini adalah tolak ukur Indonesia untuk SEA Games. Karena di sini 90% atlet dari pelatnas dan bisa menjadi peluang kita di SEA Games nanti," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

 

Pada event pertama ICG di Arab Saudi, delapan tahun lalu, Indonesia hanya mencapai peringkat ke-18 dari 55 negara peserta. Saat itu, Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Meski tak menurunkan kekuatan penuh pada event kali ini, Atlet Atletik Indonesia berhasil meraih dua medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Kedua medali emas didapat dari nomor lempar lembing atas nama Eka Febri Ekawati, dan pelari Dedeh Erawati, yang turun di nomor spesialisnya, 100 meter lari gawang.

 

Menurut Dedeh, ajang ICG memang dijadikannya sebagai ajang try out untuk menuju SEA Games Myanmar 2013. Pemegang rekornas lari 100 meter gawang ini, semula berusaha memecahkan rekor nasionalnya, 13.18 detik, yang dibuatnya di Taiwan Open. Namun, di Palembang, ia hanya membukukan 13.54 detik. “Kini, saya berusaha menatap ke depan, karena pesaing saya di SEA Games adalah atlet Vietnam dan Thailand yang sekarang berlatih di Amerika Serikat,” kata Dedeh.

 

Indonesia sebenarnya juga berpeluang menambah medali emas dari nomor jalan cepat 20 kilometer, yang digelar Ahad lalu, lewat Hakmal Lizauda. Sayang, Hakmal masih kalah cepat dari atlet Qatar, Mubarok. Hakmal hanya mencatatkan waktu 1.34,23 detik, atau menduduki peringkat kedua.

 

Palembang, Atlet lempar cakram putri Indonesia, Dwi Ratnawati berhasil mempersembahkan medali Perak bagi Kontingen Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games III di Jakabaring, Palembang, Rabu (25/9) hari ini.  Atlet asal Jawa tengah ini berhasil melakukan lemparan sejauh 47,14 meter. "alhamdulillah, meski belum menyamai lemparan terbaik saya, tapi (hasil) ini perlu disyukuri," ujar Dwi Ratnawati, seusai pertandingan.

Lemparan Terbaik Dwi mencapai 59,68 meter. Angin yang cukup kencang, diakuinya cukup mempengaruhi penampilannya. "Ini mirip dengan SEA Games di Filipina, saya sempat empat kali gagal saat melempar," tambah Dwi. Medali emas nomor lempar cakram yang hanya diikuti 3 atlet ini, diraih atlet asal Turki, Elcin Kaya dengan lemparan 53,33 meter. Sementara medali perunggu diraih atlet asal Oman, Raghad Nabil dengan lemparan sejauh 29,64 m.

Jakarta (7/9) Hasil akhir perolehan medali Kejurnas Atletik 2013 seleksi SEA GAMES 2013 akhirnya di menangi oleh daerah Jawa Timur dengan perolehan medali 6 Emas, 7 Perak, dan 9 Perunggu total Jawa Timur memperoleh 22 medali. 

 Sabtu, 7 September 2013

NO

DAERAH EMAS PERAK PERUNGGU TOTAL

1

 Jawa Timur  6  7  9  22
2  Nusa Tenggara Barat  6  2  2  10
3  Jawa Barat  5  8  6  19
4  DKI Jakarta  5  5  4  14
5  Jawa Tengah  4  2  1  7
6  Bali  4  0  1  5
7  Sumatera Selatan  3  0  4  7
8  Bangka Belitung  2  4  4  10
9  Lampung  2  2  1  5
10  Papua  2  1  1  4
11  Sulawesi Selatan  2  1  1  4
12  Maluku  2  0  0  2
13  Kalimantan Barat  1  2  3  6
14  Nusa Tenggara Timur  0  4  1  5
15  Sumatera Barat  0  2  0  2
16  Riau  0  1  2  3
17  Kalimantan Timur  0  1  0  1
18  Sulawesi Tenggara  0  1  0  1
19  Aceh  0  1  0  1
20  D.I. Yogyakarta  0  0  2  2
21  Sulawesi Utara  0  0  1  1
22  Goontalo  0  0  1  1
23  Sumatera Utara  0  0  1  1

 

 

 

Atlet lompat jangkit Nasional asal Bali Maria Natalia Londa berhasil memecahkan rekor nasional lompat Jangkit atas namanya sendiri. Atlet pelatnas PB PASI ini mencatat lompatan sejauh 14,11 meter atau lebih baik dari rekor sebelumnya 13,73 meter.

Atas keberhasilannya itu, Maria sekaligus menambah perolehan medali emas bagi kontingen Bali menjadi empat emas menempati posisi keenam perolehan medali sementara di bawah Nusa Tenggara Barat yang kini meraih lima medali emas.

 

 

 

 

Jakarta (5/9) Kejuaraan nasional atletik 2013 yang berlangsung di stadion GOR  Rawamangun, pada hari kedua kejuaraan, kamis, 5 september 2013, kembali dikuasai para atlet senior. Sejumlah atlet senior seperti Dedeh Erawati, Triyaningsih dan Edi Zakaria berhasil mengungguli atlet atlet muda.

Dedeh yang turun di nomor andalanya 100 meter gawang berhasil menjadi juara mengalahkan atlet muda Emilia Nova dan Agustin Bawele. Sementara Triyaningsih belum terkalahkan di nomor 5000 meter putri. Bersama Atlet Kalimantan Timur, Feri M Subnafeu meraih podium pertama kedua. Sedangkan atlet veteran Edi Zakaria, menang di nomor 110 meter gawang.

 

 

Bertempat di Gedung PT IKPT, jalan MT Haryono, Jakarta Selatan  Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyelenggarakan Rapat Anggota PASI 2013, selasa, 3 September 2013 lalu. Rapat yang dihadiri seluruh pengurus PASI Pusat dan Pengurus daerah PASI se-Indonesia itu, membahas laporan kerja PB PASI 2012-2013 dan rencana kerja 2014-2015.

Ketua Umum PB PASI Bob Hasan, meminta para pengurus PASI di daerah, untuk meningkatkan kinerja dalam membina para atlet daerah, termasuk dengan menggelar kejuaraan atletik secara rutin di daerah masing-masing. “Jamaika, itu negara kecil, tapi para atletnya seperti usain Bolt, menjadi juara dunia, hanya dengan menggelar kejuaraan sprint 60 meter setiap minggu,” ujar Bob Hasan, membandingkan pembinaan atlet di Jamaika.

Dalam rapat yang bertepatan dengan hari ulang tahun PB PASI ke -63 tersebut, dikukuhkan pula bergabungnya Pengda PASI Kalimantan Utara, yang merupakan provinsi baru pecahan Kalimantan Timur.Bob Hasan mengatakan, prestasi dan kegiatan pembinaan atletik menjadi perhatian dunia internasional. Bukan tak mungkin, jika Indonesia dinilai kurang bagus dalam pengelollan atletik, maka organisasi atletik dunia tak lagi mengundnag pengurus PASI.

 


Jakarta, 22 Agustus 2013: Kabar menggembirakan datang dari Nanjing, China, Selasa  (20/8). Dua atlet Atletik Indonesia yang sedang berlaga di Kejuaraan Remaja Asia 2013 (Asian Youth Championship 2013), berhasil menyumbangkan dua medali pertama bagi kontingen Indonesia. Atlet lari jarak menengah Aprilia Kartina menyumbang medali pertama. Aprilia yang turun di nomor 1500 meter berhasil meraih medali perak.  

Dalam partai final yang digelar di Nanjing Olympic Sports Centre Stadium tersebut, posisi pertama diraih atlet China, Guoyu Zhao. Sementara medali perunggu diraih atlet Korea Selatan Youngsun Park.  Keberhasilan ‘Kartini muda’ asal Sumatera Barat kelahiran 21 April 1997 ini cukup membanggakan, mengingat hingga jelang berakhirnya kejuaraan yang diikuti lebih dari 40 negara Asia tersebut pada 24 Agustus 2013 nanti, kontingen Indonesia yang  berjumlah 104 atlet dari 14 cabang olahraga masih terus berusaha untuk mengumpulkan medali kemenangan. Aprilia sendiri adalah peraih medali emas kejuaraan atletik remaja se-Asia tenggara (SEA Youth Athletics Championships) yang berlangsung di Vietnam, Juni lalu.

Medali kedua yang disumbangkan Atletik berasal dari Sprinter muda Ken Ayuthaya Purnama. Atlet asal DKI Jakarta kelahiran  27 Januari 1997 ini berhasil meraih medali perunggu di nomor 100 meter lari gawang. “Saya sangat gembira. Saya berhasil membuat catatan waktu terbaik (14,45 detik). Saya akan berusaha melakukan lebih baik lagi, tahun depan di Olimpiade remaja,” ujar Ken Ayu.

Catatan waktu Ken Ayu kali ini, berhasil memperbaiki rekor nasional yang selama ini dipegangnya yaitu 14,67 detik. Medali emas dan perak nomor 100 M gawang diraih masing-masing oleh atlet asal Jepang  Nana Fujimori dan atlet Vietnam Thi Lan Nguyen.   “Ini menjadi medali pertama yang saya sumbangkan untuk Indonesia, dan saya bangga sekali,” tambah Ken Ayu.

Dalam kapasitasnya sebagai Honorary Life Member badan atletik dunia IAAF, Ketua Umum PB. PASI Bob Hasan berangkat ke Moskow, Russia dalam rangka menghadiri Kongres IAAF tanggal 7 dan 8 Agustus 2013 serta Kejuaraan Dunia Atletik tanggal 10-18 Agustus 2013. Setelah menjadi anggota pengurus IAAF selama dua periode yaitu tahun 1991-1999, Bob Hasan selalu diundang sebagai tamu kehormatan di dalam Kongres IAAF yang dilaksanakan setiap dua tahun.

Di samping hadir dan memberikan masukan kepada IAAF secara global, kali ini Bob Hasan juga membawa misi lain yaitu meminta dukungan yang lebih besar dari IAAF untuk pengembangan atletik di Asia dan Indonesia. Bersama-sama dengan Presiden Asosiasi Atletik Asia yang baru terpilih Mayjen Dahlan Al-Hamad dari Qatar dan Wakil Presiden Senior Du Zaocai serta Wakil Presiden Tigor Tanjung, Bob Hasan akan mengadakan pertemuan dengan Lamine Diack, Presiden IAAF membicarakan masa depan RDC (Regional Development Centre) yang ada di Jakarta dan Beijing. Hal ini berhubungan dengan dikuranginya bantuan keuangan dari IAAF kepada RDC sehingga berakibat berkurangnya kegiatan-kegiatan penataran pelatih di Asia. “Mengingat bahwa hampir seluruh perusahaan yang mensponsori IAAF berasal dari negara-negara Asia seperti Jepang, Cina dan Korea, sudah sepantasnya pembinaan atletik di Asia mendapat atah terbesar termasuk penyelenggaraan kompetisi-kompetisi internasional”, ujar Bob Hasan sebelum meninggalkan Jakarta menuju Moskow (5/8)

Di Moskow Bob Hasan dan Tigor Tanjung juga akan menemui petinggi Asosiasi Atletik Jerman (DLV). Dua orang pelatih nasional dari Jerman yaitu Boris Henry dan Michael Deyhle masing-masing untuk nomor lempar lembing dan lontar martil dalam waktu dekat akan didatangkan ke Indonesia memberikan penyuluhan bagi atlet dan pelatih Indonesia. Ini adalah upaya untuk memperbaiki prestasi atlet-atlet dari nomor-nomor lapangan ini yang sudah lama tidak unjuk gigi di persaingan internasional.

Berita menggembirakan datang dari Kejuaraan dunia Atletik remaja IAAF 2013 di Donetsk, Ukraina. Atlet nasional putri Indonesia Ulfi Silpiana berhasil memecahkan rekor nasional nomor 200 meter putri. Atlet asal Jawa Barat ini memperbaiki catatan rekornas sebelumnya dari 25,29 detik menjadi 25,09 detik. Ulfi merupakan satu diantara tiga atlet Indonesia lainnya yang lolos ke kejuaraan dunia remaja yang ke-8 kali diselenggarakan IAAF ini. Dua atlet nasional lainnya yaitu pelempar cakram putri Tresna Puspita Ayu dan sprinter muda Sudirman hadi. Ketiganya bergabung bersama lebih dari 1700 atlet muda lainnya dari 165 negara untuk mengikuti kompetisi yang berlangsung di Stadion Olimpic, Donetsk, Ukraina. Kejuaraan yang berlangsung sejak rabu (10/7) ini akan berakhir pada Minggu (14/7).          

Page 9 of 11
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…