Dua pelatih yang selama ini telah mengikuti pendidikan formal melalui Regional Development Center (RDC) IAAF dan melatih atlet-atlet yunior, Ernawan Witarsa (Jawa Barat) dan Henny Maspaitella (Jawa Timur) berhak mengikuti pendidikan latihan tingkat lanjutan yaitu IAAF Academy Course di Singapura. Penataran ini akan berlangsung dari tanggal 11 sampai dengan 17 Desember 2008 dengan jumlah peserta 10 orang pelatih dari 9 negara. Sebagaimana diketahui, kedua pelatih muda ini telah memiliki sertifikat pelatih Level II IAAF untuk nomor sprint. Melalui penataran Academi Course ini, para peserta diharapkan akan siap menjadi pelatih kepala (head coach) di negaranya masing-masing karena memahami manajemen kepelatihan. Henny Maspaitella sedianya telah ditunjuk menjadi manajer tim atletik Indonesia dalam Pekan Olahraga Mahasiswa ASEAN di Malaysia. Namun demikian, setelah terpilih mengikuti penataran Academy Course ini, Henny memilih berangkat ke Singapura. Setelah malang melintang menjadi atlet andalah nasional di nomor 100 meter dan 200 meter, Henny mewujudkan kecintaannya pada olahraga atletik dengan berkarir menjadi pelatih. Mantan pemegang rekor nasional 200 meter ini telah menghasilkan beberapa atlet andalan antara lain Indah Lisa dan Serafi Unani. Ernawan Witarsa yang berdomisili di Bandung juga aktif melatih nomor lari jarak pendek selain tetap bekerja sebagai karyawan Bank NISP Cabang Bandung. Sejauh ini, PB PASI telah memiliki 3 pelatih yang lulus Academy Course yaitu Herry Yusuf, Zen Yuhri dan Dwi Priyono
TMT