
Sekretaris Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB. PASI), Tigor Tanjung telah terpilih menjadi Wakil Presiden Asosiasi Atletik Asia (AAA) melalui pemungutan suara yang dilakukan di dalam Kongres AAA ke-18 di Guangzhou, Cina pada hari Senin, 9 Nopember 2009. Dalam pemungutan suara itu, Tigor Tanjung memperoleh 32 suara dari 38 negara Asia yang hadir. Kongres ini dilaksanakan mendahului penyelenggaraan Kejuaraan Atletik Asia di tempat yang sama mulai hari ini sampai tanggal 14 Nopember 2009.
Keberhasilan PB. PASI menempatkan personelnya dalam kepengurusan AAA merupakan hasil kerja yang cukup panjang setelah Ketua Umum PB. PASI Bob Hasan pernah menjadi Presiden AAA dari tahun 1991 sampai dengan tahun 2000. Pada tahun 2005 di Incheon, Korea, Tigor Tanjung terpilih menjadi Anggota Council AAA. "Menjadi pengurus organisasi internsional merupakan salah satu program kerja kita agar Indonesia dapat ikut menentukan kebijakan internasional dan memanfaatkannya untuk kemajuan atletik Indonesia", ujar Bob Hasan di Jakarta beberapa hari menjelang pelaksanaan Kongres AAA ini. Selain Tigor Tanjung, PB. PASI juga mencalonkan beberapa anggota pengurus lain yaitu Boedi Darma Sidi (Komisi Pelatih), Tuti Merdiko (Komisi Wanita), Ermita Ilyas (Komisi Medis), Dwi Priyono (Komisi Teknik), Parluatan Siregar (Komisi Lari Jarak Jauh) dan Jamaludin Lawa (Komisi Jalan Cepat).
Melalui sambungan telepon dari Guangzhou, Tigor Tanjung mengatakan terpilihnya dia menjadi Wakil Presiden AAA tidak lepas dari eksistensi Bob Hasan yang masih kuat dalam dunia atletik internasional umumnya dan Asia khususnya. "Mereka mendukung saya karena tidak pernah lupa pada jasa dan kepedulian pak Bob Hasan yang telah mengembangkan atletik Asia semasa dia menjadi Presiden AAA, bahkan sampai sekarang", kata Tigor Tanjung mengomentari banyaknya suara yang dia peroleh. Selain dari Indonesia, AAA memiliki empat Wakil Presiden lagi yaitu dari Cina, Thailand, Jepang dan Iran. Presiden AAA tetap Suresh Kalmadi dari India.
PB. PASI mengirimkan enam sprinter untuk mengikuti Kejuaraan Atletik Asia di Guangzhou di antaranya Suryo Agung, Fadlin, Dedeh Erawati dan Agustina Bawele. Mereka adalah atlet yang telah terpilih mengikuti SEA Games di Laos sehingga kejuaraan ini dipakai sebagai uji coba terakhir nomor-nomor lari jarak pendek termasuk 4x100 meter putra. "Saya berharap Suryo Agung dapat mengulangi prestasinya seperti di Korat dua tahun lalu dan tim 4x100 meter putra mencuri medali emas di Laos", kata Bob Hasan.
Sekretariat PB PASI