Header-01header-02header-03header-04
header-pb_pasi09
   
cal-01 cal-03
  calender  
 
Sport Station National 5K

Jakarta, INA, 25 April 2010

South East Asian Junior Championships

Kuala Lumpur, MAS, 26 Mei 2010

Kejuaraan Nasional Yunior dan Remaja

Jakarta, INA, 06 Mei 2010

Jakarta International 10K

Jakarta, INA, 20 Juni 2010

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN)
Jakarta, INA, 10 Juli 2010

 
cal-07 cal-09

   
   
   
   

cal-01 cal-03
  calender  
 
International Association of Athletics Federations
 
 
Asian Athletics Association
 
 
Malaysian Amateur Athletic Union (M.A.A.U)
 
 
Singapore Athletic Association (SAA)
 
 
IAAF FANTASY ATHLETICS 2008
 
cal-07 cal-09

   
   
   
news-01 news news-04
  Suryo Agung Wibobo Merebut Emas dan Pecahkan Rekor Nasional
Selasa, 15 Desember 2009

Suasana di Main National Stadium Sport Complex, Vientiane, Laos tempat berlangsungnya pertandingan atletik SEA Games XXV hari Minggu (13/11) sekonyong-konyong berubah menjadi riuh rendah memberikan dukungan kepada para pelari peserta nomor 100 meter putra setelah penonton berdiam sejenak menunggu dilakukannya start. Kegembiraan di kubu Indonesia memuncak setelah sprinter terbaik Indonesia, Suryo Agung Wibowo menjadi pelari terdepan melewati garis finish. Bukan hanya juara, Suryo Agung Wibowo juga memecahkan rekor nasional sekaligus rekor SEA Games nomor 100 meter putra dengan catatan waktu sangat tajam yaitu 10,17 detik.

Sebagai rekor nasional, Suryo Agung Wibowo memecahkan rekor atas nama Mardi Lestari (10,20) yang telah berumur dua puluh tahun. Sedangkan perbaikan rekor SEA Games adalah atas namanya sendiri yang dibuat di Korat, Thailand di SEA Games 2007.

Tanda-tanda kemenangan Suryo Agung Wibowo ini sudah mulai terlihat ketika dua jam sebelumnya dalam semifinal dia mencatat waktu 10,38 jauh meninggalkan lawan-lawannya. Dalam partai final, berlari di lintasan 4 diapit dua pelari Thailand yaitu W. Sondee dan W. Deewong, Suryo Agung Wibowo sama sekali tidak merasa canggung bahkan dia dapat melakukan start yang mulus dan berhasil mengembangkan kecepatan secara baik dan mempertahankannya sampai garis finish. Kedua pelari Thailand tidak mampu mengimbanginya dan tertinggal sekitar empat langkah di belakang. Malahan pelari kedua Indonesia, Fadlin di lintasan 2 berhasil mencuri kesempatan dengan merebut perunggu.

Usai perlombaan, Suryo Agung Wibowo menyatakan bahwa dia tidak menyangka dapat memecahkan rekor nasional begitu tajam. Namun diakuinya bahwa dia tampil sangat rileks dan melakukan start dengan baik.

Sekretaris Umum PB. PASI yang juga adalah Wakil Presiden Asosiasi Atletik Asia, Tigor M. Tanjung langsung menyambut pelari tercepat di Asia Tenggara ini di lintasan dan memberikan telepon genggamnya sehingga Suryo Agung Wibowo dapat berbicara dengan Ketua Umum PB. PASI, Bob Hasan. Suryo Agung mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih atas doa restu serta perhatian yang begitu besar dari Bob Hasan.

Menurut Tigor M. Tanjung memang Suryo Agung Wibowo siap secara teknis dan mental menghadapi perlombaan ini yang tidak lepas dari usaha-usaha yang dilakukan PB. PASI. Seperti diketahui, Suryo Agung Wibowo selama ini secara konsisten melakukan latihan strength and conditioning di mana pada tahun 2008 PB. PASI mengirimkan sepuluh pelatih ke Jerman untuk mendalami metoda latihan ini. Selain itu, PB. PASI juga mendatangkan instruktur Aikido untuk melatih konsentrasi dan efisiensi penggunaan tenaga para atlet. Selama beberapa tahun terakhir ini, Suryo Agung Wibowo ditangani oleh pelatih Eni Sumartoyo.

Seperti dijanjikan oleh Bob Hasan, maka Suryo Agung Wibowo akan menerima bonus dari Ketua Umum PB. PASI ini sebesar bonus Menegpora bagi peraih medali emas dalam SEA Games XXV di Laos.

Pada hari yang sama, atletik Indonesia juga berhasil merebut medali perak dalam nomor 400 meter gawang putra melalui atlet Zulkarnain Purba.

 

 
  [Back]  
new-07 new-09

Copyright (c) 2008 - Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia